Selasa, 22 Agustus 2017

Budidaya Jamur Tiram

Budidaya Jamur Tiram
Description: tiramBudidaya jamur tiram cocok untuk Indonesia yang merupakan negara agraris dengan kekayaan alam yang begitu besar terutama tanaman pertanian yang sangat beragam. Kondisi ini selayaknya membuka mata kita betapa besarnya peluang usaha yang dapat kita upayakan di bidang ini. Didorong pula dengan adanya krisis global saat ini, bidang pertanian memberikan peluang yang sangat baik untuk menghasilkan wirausahawan – wirausahawan baru yang sejatinya dapat menekan angka pengangguran dengan terbukanya lapangan kerja baru. Lebih dari itu cita-cita untuk mewujudkan masyarakat mandiri menjadi hal yang sangat mungkin untuk dicapai. Salah satu usaha pertanian saat ini yang sangat prospektif dan potensial yaitu usaha budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus).

Beberapa pertimbangannya antara lain :
1.    Daya serap pasar sangat tinggi dan semakin meningkat
2.    Bahan baku   mudah diperoleh dan murah
3.    Kebutuhan skill tidak begitu tinggi
4.    Belum banyaknya petani jamur tiram
5.    Tidak memerlukan lahan yang luas
6.    Jamur tiram merupakan pangan alternatif yang lezat, sehat dan bergizi tinggi.
SEKILAS  TENTANG  JAMUR  TIRAM
Jamur tiram dikenal pula dengan nama populer Oyster Mushroom dan nama ilmiah Pleurotus ostreatus. Tangkai tudungnya menyerupai cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung dan berwarna putih hingga krem. Tubuh buah memiliki batang yang berada di pinggir (bahasa Latin: pleurotus) dan bentuknya seperti tiram (ostreatus), sehingga jamur tiram mempunyai nama binomial Pleurotus ostreatus. Ukuran dan warna tudungnya pun bervariasi, tergantung dari jenisnya. Jamur tiram termasuk organisme yang bersifat saprofit yaitu  hidup pada bahan organik yang sudah mati seperti  kayu lapuk. Jamur tiram yang tumbuh di daerah dingin biasanya tudungnya lebih tebal dibandingkan dengan yang tumbuh di suhu yang lebih panas. Spora jamur tiram berbentuk elips dengan ukuran 9 x 4,5 µm (µm = 0.001 mm).
Ada beberapa jenis jamur tiram yaitu jamur tiram putih, jamur tiram merah jambu, jamur tiram kelabu,  dan jamur tiram coklat. Jamur tiram yang dikenal paling enak dan paling disukai masyarakat sehingga paling banyak dibudidayakan ialah jamur tiram putih. Jamur tiram putih memiliki ciri  warna tudungnya putih susu sampai putih kekuningan dengan garis tengah 5-25 cm.
Klasifikasi jamur tiram sebagai berikut :
Kerajaan        : Fungi
Filum             : Basidiomycota
Kelas              : Homobasidiomycetes
Ordo               : Agaricales
Famili             : Tricholomataceae
Genus             : Pleurotus
Spesies           : Pleurotus ostreatus
Kandungan Nutrisi Jamur Tiram
Jamur tiram  merupakan salah satu jenis  jamur kayu yang memiliki kandungan nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, fosfor, besi, thiamin, dan riboflavin yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jamur kayu lainnya sehingga sangat baik untuk dikonsumsi manusia. 72% lemak dalam jamur tiram merupakan asam lemak tidak jenuh, sehingga aman dikonsumsi baik yang menderita kelebihan kolesterol (hiperkolesterol) maupun gangguan metabolisme lipid lainnya. 28% asam lemak jenuh serta adanya semacam polisakarida kitin di dalam jamur tiram diduga menimbulkan rasa enak. Jamur tiram  mengandung 9 macam asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin dan fenil alanin.
Kandungan nutrisi dalam setiap 100 gram jamur tiram sebagai berikut :
kandungan
Dalam gram
Protein
Serat
Lemak
Abu
Karbohidrat
Kalori
Kalsium
Zat besi
Fosfor
Vitamin B1
Vitamin B2
Vitamin C
Niacin
13,8
3,5
1,41
3,6
61,7
0,41
32,9
4,1
0,31
0,12
0,64
5
7,8
Sumber FAO 1992
Bila dibandingkan dengan daging ayam yang kandungan proteinnya 18,2 gram, lemak 25 gram namun karbohidrat 0,0 gram       maka kandungan gizi jamur masih lebih lengkap. Selain itu Jamur tiram memiliki kandungan gizi yang lebih baik dibandingkan dengan bahan makanan lain seperti jamur merang, jamur kuping, daging sapi, bayam, kentang, kubis, seledri, buncis dll. Jamur tiram memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang tinggi tetapi rendah lemak.
Jamur tiram juga bermanfaat dalam pengobatan seperti menurunkan kolesterol darah. Konsumsi jamur tiram selama 3 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 40%. Selain itu jamur tiram juga dapat menyembuhkan hipertensi, mencegah penyakit diabetes mellitus, mempercepat pengeringan luka pada permukaan tubuh, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, serta mencegah penyakit tumor atau kanker, kelenjar gondok, influenza, sekaligus memperlancar buang air besar.
Jamur mengubah selulosa menjadi polisakarida yang bebas kolesterol sehingga orang yang mengkonsumsinya terhindar dari resiko terkena serangan stroke.
Habitat Hidup Jamur Tiram
Pertumbuhan  jamur tiram akan optimal apabila kebutuhan hidupnya  terpenuhi baik dari segi nutrisi maupun lingkungannya seperti suhu, kelembapan, aerasi, pH/keasaman, cahaya, serta kandungan air.
Lokasi
Budidaya jamur tiram  dapat tumbuh optimal sepanjang tahun di dataran yang letaknya antara 400m – 800m di atas permukaan laut (dpl). Sedangkan di daerah dataran rendah biasanya pertumbuhan jamur tiram tidak begitu baik. Hal ini dapat disiasati dengan membuat rumah jamur (kumbung) di tempat yang teduh dekat dengan pepohonan besar sehingga kelembapan nya cukup tinggi.
Suhu
Kisaran suhu untuk pertumbuhan jamur tiram adalah 15˚C hingga 30˚C.  Untuk pertumbuhan optimum miselium diperlukan suhu sekitar 22˚C – 28˚C. Sedangkan untuk pertumbuhan tubuh buah diperlukan suhu lebih rendah sekitar 20˚C – 26˚C. Untuk mengetahui secara pasti kondisi suhu ruangan dapat digunakan thermometer.
Kelembapan udara
Sebagaimana halnya jamur lain, faktor kelembapan tinggi merupakan syarat utama yang harus terpenuhi dalam budidaya jamur tiram. Kelembapan udara sangat berpengaruh pada pertumbuhan jamur tiram. Pada pembentukan miselium diperlukan kelembapan relatif 70% – 80%. Sedangkan saat pembentukan tubuh buah diperlukan kelembapan sekitar 80% – 90%. Meski demikian jamur tiram cukup toleran terhadap kelembapan 60 – 70 %.
Cara yang paling tepat untuk memastikan tingkat kelembapan ini ialah dengan menggunakan higrometer.
Aerasi
Proses aerasi merupakan hal yang juga vital dalam pertumbuhan jamur tiram. Jamur tiram seperti halnya jamur pada umumnya memerlukan kadar oksigen lebih tinggi pada saat pembentukan tubuh buah dibandingkan pembentukan miselium (tahap vegetatif)
pH / tingkat keasaman
pH ideal untuk pertumbuhan miselium dan tubuh buah yaitu antara 4 sampai 6. Untuk mengukur secara tepat derajat keasaman atau kebasaan dapat menggunakan pH meter atau kertas lakmus.
Kadar air
Kadar air substrat/media untuk pertumbuhan vegetatif tergantung jenis media yang dipakai. Untuk media kayu utuh kadar air optimum adalah 45-60% sedangkan dengan media serbuk gergajian diperlukan kadar air 60-75%.
Nutrisi
Seperti halnya tumbuhan lain, jamur tiram juga membutuhkan nutrisi terutama berupa sumber karbon, nitrogen, vitamin, dan mineral. Sumber karbon berupa senyawa pektin, hemiselulosa, dan pati. Sumber nitrogen dalam bentuk asam amino, ammonia, dan urea. Kadar nitrogen harus dalam konsentrasi yang tepat karena kadar yang berlebihan maupun kekurangan akan mengakibatkan pertumbuhan terhambat. Kebutuhan akan vitamin dapat terpenuhi melalui penambahan biji-bijian atau dedak. Sedangkan mineral pada dasarnya sudah dapat dipenuhi dari air dan media dasar itu sendiri.
Cahaya
Pada umumnya jamur memerlukan cahaya pada fase pertumbuhan tubuh buah terutama pada saat perangsangan terbentuknya tubuh buah (akhir fase vegetatif) sedangkan fase pertumbuhan vegetatif miselium diperlukan kondisi gelap.  Cahaya yang diperlukan dapat diperoleh baik dari cahaya matahari maupun dari cahaya lampu. Intensitas cahaya yang dianggap cukup apabila dalam ruangan kita dapat membaca koran dengan jarak satu lengan antara koran dan mata.
Media tanam
Media tumbuh jamur tiram sebagaimana halnya jamur kayu lainnya berupa bahan yang mengandung lignin dan selulosa yang umumnya terdapat pada tumbuhan berkayu. Secara alami jamur tiram biasa tumbuh pada batang kayu yang telah mati. Untuk memudahkan proses budidaya dan menurunkan biaya produksi biasanya produsen menggunakan media alternatif seperti jerami padi, ampas tebu, sisa kertas, kulit kacang, dan yang paling banyak digunakan yaitu serbuk gergajian.
Pemilihan bahan media ini tentunya berdasarkan tingkat efisiensi, harga yang murah, mudah diperoleh, dan hasil produksinya optimal. Selain bahan tersebut perlu ditambahkan pula bahan lain seperti dedak, kapur, dan  pupuk.
SARANA DAN PRASARANA
Sebagai langkal awal disarankan mencoba dalam skala kecil. Mengenai peralatan dapat menggunakan peralatan yang sangat sederhana, misalnya drum untuk pasteurisasi/pengukusan dapat membeli drum bekas yang harganya lebih murah. Cangkul, sekop, dan ember dapat diusahakan sendiri. Pada prinsipnya dengan modal kecil pun dapat memulai berkebun jamur tiram asalkan memiliki kemauan dan niat yang kuat.
Kelengkapan operasional
Perlengkapan yang diperlukan antara lain:
1.    Mesin produksi (steamer)
2.    Semprotan
3.    Plastic polypropylene,
4.    Cincin bambu, kapas, dan karet gelang
5.    Cangkul, sekop, dan ember plastic
6.    sendok bibit
7.    botol
8.    Thermo-higrometer
Rumah jamur (kumbung)
Rumah jamur perlu dibangun  dilokasi yang  memenuhi syarat kelembapan dan suhu udara lingkungan. Rumah jamur sebaiknya dibuat dari bahan bahan yang sederhana untuk menghemat biaya. Rumah jamur sederhana dapat dibuat dari kerangka bambu dengan menggunakan atap daun rumbia, anyaman bambu atau anyaman jerami padi. Di dalamnya dibuat rak-rak yang disekat-sekat untuk meletakkan baglog. Tinggi rak dibuat sedemikian rupa sesuai kapasitas bag log yang diinginkan bisa dibuat 3 hingga 6 tingkat

Minggu, 14 Desember 2014

Sabtu, 04 Februari 2012

tentang kami

kami adalah wira usahawan yang bergerak di bidang agri bisnis khususnya budidaya jamur tiram putih,jamur tiram abu-abu dan bibit dg media jagung,millet dan serbuk gergaji dg kwalitas terjamin,harga bersaing,baik
F0,F1,F2,F3,juga MENERIMA PELATIHAN budidaya jamur tiram.agro.jamurkita@gmail.com,adi.085668026540,081277194140,07787373175

bibit jamur tiram



HARGA: F0:150000 tabung reaksi,250.000 botol /.F1: Rp 60.000 biji jagung,
F2: Rp 25000 biji jagung,
F3: Rp 15.000 biji jagung,/.baglog siap tumbuh:Rp 4000 /
hub.adi,085668026540,081277194140,07787373175.agro.jamurkita@gmail.com

Rabu, 01 Februari 2012

PELATIHAN JAMUR TIRAM BATAM

Bagi rekan-rekan yang ingin mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram di pulau batam dan sekitarnya,bisa menghubungi kami di alamat kav.bukit layang blok C.NO 34 kel.mangsang,sei beduk batam./belakang SPBU  mangsang. no.hp./081277194140.email:agro.jamurkita@gmail.com, dengan biaya pelatihan Rp3.500.000,anda sudah bisa memproduksi bibit sendiri,dari F0.F1,F2,F3 dan baglog.fasilitas pelatihan, 1.modul lengkap budidaya jamur tiram.2.CD galeri budidaya jamur.3.bibit tebar F0 dan F2 (1 botol) 4.makan siang.


materi pelatihan,1.peluang usaha budidaya jamur tiram.2.pengenalan jenis-jenis jamur.3.aplikasi pembuatan bibit F0,F1,F2,F3 dan pembuatan baglog produksi.4.teori pembuatan kumbung untuk daerah panas/dataran rendah.5.pengendalian hama.6.strategi pemasaran.lamanya pelatihan maksimal 2 hari.

Minggu, 21 November 2010

profil saya

NAMA saya biasa di panggil adi,umur saya 34 tahun,saya lahir di kabupaten bojonegoro jawa timur.saya ke batam tahun 1999,dan bekerja di sebuah perusahaan milik negara.disamping bekerja di perusahaan di sela waktu luang,saya berusaha mengisi dengan mencoba usaha budidaya jamur tiram.ide usaha jamur tiram tersebut datang karena saya suka mengkomsumsi jamur,dan di batam belum ada yang membudidayakan.dan saya belajar secara otodidak dari buku dan internet.dan saya sudah bisa memproduksi bibit sendiri,dari:F0,F1,F2,F3,serta baglog.sampai sekarang saya baru memperkerjakan dua orang.perhari saya dapat menghasilkan 10 kg jamur segar.itu belum mencukupi untuk konsumsi masyarakat batam.bagi masyarakat batam yang ingin usaha budidaya jamur tiram,bisa belajar,beli bibit sama saya.tak perlu jauh-jauh kejawa untuk mendapatkan bibit jamur.

Minggu, 01 Agustus 2010

PASAR JAMUR DI BATAM

Batam adalah kota metropolitan,kota wisata,yang penduduknya lebih dari 800 ribu jiwa,itu merupakan pasar yang potensial yg belum tergarap secara maksimal.selama ini jamur untuk kebutuhan batam di pasok dari daerah jawa,karena itu harga jamur dibatam sangat mahal,itupun adanya di mal-mal,sedangkan di pasar tradisional belum tersedia.saat ini harga jamur tiram di batam berkisar Rp 25000-Rp 35000,kalau bisa masuk ke mall harga bisa lebih tinggi lagi,dengan adanya banyak rumah makan,restoran,pujasera,resto dan warung-warung kaki lima di batam juga merupakan pasar yang sangat potensial,sekarang ini di batam ada beberapa pengusaha jamur tiram,tapi produksi mereka masih di bawah 10 kg,sehingga sangat jauh dari cukup.

PENGENALAN JAMUR TIRAM DI BATAM

Pada umumnya jamur tiram sudah di kenal di seluruh indonesia,tapi di batam jamur tiram relatif baru dan belum di kenal masyarakat karena pada umumnya yang di ketahui masyarakat jamur hanya bisa tumbuh di daerah pegunungan,sedangkan batam adalah wilayah kepulauan dan tentu di dataran rendah akan sulit jamur untuk tumbuh,tapi dengan teknik budidaya tertentu, jamur tiram dapat tumbuh dengan baik dibatam dan dengan harga yang sangat tinggi di banding di pulau jawa yang termasuk sentra jamur tiram.karena itu kami AGRO JAMUR KITA hadir mengenalkan jamur tiram pada masyarakat batam,jamur tiram merupakan sayuran yang bergizi tinggi,tidak kalah dengan sayuran yang lain dan tentu sangat lezat,sehingga banyak di sukai,jamur tiram juga bisa dibuat kripik jamur,jamur krispi,abon jamur dan lainnya.kami juga membuka pelatihan bagi warga batam dan sekitarnya yang ingin memulai usaha budidaya jamur tiram,dan kami juga bersedia membeli jamur hasil produksi milik rekan di batam yg telah mengikuti pelatihan,kami juga menjual bibit jamur tiram,baik F1,F2,F3,dan bag log,dengan harga terjangkau.

Sabtu, 31 Juli 2010

PROSES PRODUKSI JAMUR TIRAM

ASSALAAMUALAIKUM WR.WB.indonesia adalah salah satu negara tropis di dunia,sehingga potensi untuk budidaya jamur sangat lah terbuka.kita banyak mengenal jenis-jenis jamur konsumsi yang ada di indonesia,seperti:jamur tiram,kuping,shintake,lingzhi,merang.jamur-jamur itu dapat dengan mudah tumbuh di hutan-hutan indonesia,tapi kalau kita mengandalkan dari alam itu sangat terbatas.jadi cara satu-satunya adalah dengan budidaya.salah satu jamur yang banyak dibudidayakan di indonesia adalah jamur tiram putih.jamur tiram relatif mudah dibudidayakan,baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah dan dengan bahan yang murah berupa limbah gergajian.bahan utamanya yaitu:serbuk gergaji,dedak,kapur dolomit,gips,tsp.dengan perbandingan,100,10,5,2,1.bahan-bahan tersebut di campur hingga rata dan di tambahkan air secukupnya,selanjutnya di komposkan selama 24 jam. selanjutnya bahan-bahan tersebut di bungkus dengan plasti pp dengan ukuran 6*14 inci,lalu di beri kapas di ujung atas plastik dan diikat dengan karet maka jadilah baglog sebagai media tanam,kapas gunanya agar bibit yg di ditaburkan dimedia tanam nantinya bisa mengambil udara sehingga bibit tidak mati,bibit jamur butuh udara sangat sedikit untuk perkembangannya.
STERILISASI.Tahap selanjutnya adalah sterilisasi,ini adalah tahap yg penting,bag log tersebut direbus/dikukus dengan menggunakan drum selama minimal 6 jam dongan suhu minimal 90 derajat.setelah itu media di biarkan dingin. PENGISIAN BIBIT.Cara pengisian bibit ini di perlukan tempat,ruangan yang tertutup dan bersih.persiapkan dulu peralatan seperti alkohol,lampu spirtus,pencokel benih,dan bibit jamur.semprotkan alkohol keruangan,panaskan pencokel bibit dg lampu sprirtus hingga panas,semprotkan alkohol ke tangan,dan sekitar badan,buka botol bibit dan baglog,korek bibit dalam botol tadi hingga bibit hancur masukkan ke dalam bag log,ikat kembali plastik tersebut seperti semula.1 botol bibit bs di gunakan hingga 30 sampai 40 baglog.dan simpan bag log tersebut di ruangan khusus inkubasi hingga bag log tersebut berwarna putih di tumbuhi miselium.biasanya setelah satu minggu pengisian bibit bisa ketahui bibit tersebut tumbuh atau tidak,karena masa itu pertumbuhan miselium sudah menyebar.untuk penyebaran miselium hingga memenuhi bag log di perlukan waktu selama 40 sampai lima puluh hari. PENUMBUHAN.Setelah miselium memenuhi bag log,buka plastik tersebut untuk memberi udara pada baglog agar jamur bisa tumbuh,setelah plastik di buka biasanya dalam waktu lima sampai tujuh hari akan tumbuh bakal tubuh jamur,dan setelah bakal tubuh muncul dalam wak tu tiga hari jamur sudah bisa di petik dan di pasarkan.dan jamur akan tumbuh terus menerus hingga nutrisi dalam baglog habis dan baglog kering.dimikian adalah sekilas budidaya jamur dg proses yg sederhana,dan semoga dapat membantu rekan-rekan untuk mulai budidaya.wassalamualaikum wr.wb.

Kamis, 25 Maret 2010